5 Tips Mengendarai Sepeda Motor dan Mobil Selama Wabah Korona

No Comments

Automotiveo.com – Kiat-kiat untuk mengendarai sepeda motor atau mobil saat wabah Corona wajib Anda ketahui agar mengemudi dengan aman. Seperti kita ketahui bersama, Virus Corona telah melanda beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jakarta yang merupakan pusat pandemi Corona di Indonesia.

Meskipun bahaya virus Corona ada di depan kita, sebagian besar orang di Indonesia masih harus melakukan kegiatan mereka seperti biasa, terutama pada pengemudi ojek online dan taksi online yang harus mengendarai kendaraan bermotor setiap hari untuk mendapatkan penghasilan.

Ancaman virus korona untuk pengemudi taksi online dan ojek motor online lebih besar daripada komunitas biaya yang bekerja di kantor. Karena pengemudi ojol dan taksi online harus berinteraksi dengan orang lain yang mungkin terkena dampak positif dari virus Corona.

Untuk mencegah Corona Virus saat mengendarai sepeda motor atau mobil, kami sarankan Anda untuk mengikuti tips mengemudi yang kami kirimkan kali ini. Meskipun tips yang kami berikan cukup sepele, menurut kami itu sangat penting dalam situasi seperti ini. Segera, silakan lihat tips mengemudi berikut ini.

Tips Mengemudi Motor dan Mobil

1. Memahami Area Spread Corona

Tip mengemudi pertama adalah untuk menghindari daerah rawan Corona. Anda harus menemukan informasi terlebih dahulu sebelum bepergian ke suatu tempat. Jika tempat tersebut rentan terhadap Corona, maka Anda harus mengemudi dengan hati-hati atau lebih baik menunda pergi ke tempat itu sampai Virus Corona benar-benar hilang dari Indonesia.

2. Gunakan Topeng

Jika terpaksa tampil di area yang rawan Corona, kami sarankan memakai topeng. Sayangnya harga topeng saat ini sangat mahal, tetapi mau tidak mau kita harus memakainya untuk berjaga-jaga. Topeng yang digunakan juga bukan topeng yang sewenang-wenang, karena topeng itu harus menggunakan masker yang telah terbukti secara medis dapat menangkal bakteri dan virus.

3. Gunakan sarung tangan

Tips mengemudi yang tak kalah penting, gunakan sarung tangan saat mengemudi. Sarung tangan ini akan melindungi kami dari paparan virus yang biasanya menempel pada benda mati, seperti ganggang pintu, tombol atm, dll. Oh, ya, Anda tidak menggunakan sarung tangan yang terlihat seperti jari-jari Anda.

4. Kurangi Kebiasaan Memegang Wajah

Seringkali kita secara tidak sengaja memegang wajah setelah menyentuh suatu benda. Meski sudah memakai sarung tangan, virus masih bisa menempel di sarung tangan, sehingga virus berpotensi masuk ke saluran pernapasan. Untuk mencegah hal ini, kami sarankan memakai sarung tangan sekali pakai saat mengendarai sepeda motor.

5. Selalu Sedina Hand Sanitizer

Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan pembersih tangan setelah melepas sarung tangan. Bagi mereka yang tidak menggunakan sarung tangan, mereka juga diharuskan untuk mencuci tangan secara teratur dengan pembersih tangan atau sabun sampai benar-benar bersih. Ini sangat penting, jadi jangan anggap remeh. Apalagi setelah mengemudi tangan akan menjadi kotor, sehingga harus dibersihkan agar tidak ada virus.

6. Tetap Fit Tubuh

Mengemudi sepeda motor dan mobil harus didukung oleh tubuh yang bugar, terutama saat bepergian jarak jauh. Jika kondisi tubuh tidak sehat, virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Itu sebabnya kami sarankan untuk selalu menjaga tubuh tetap bugar. Caranya adalah dengan rajin berolahraga, makan dengan baik, cukup tidur, dan jangan lupa mengonsumsi vitamin.

6. Hindari Touring dan Kopdar

Salah satu faktor utama penyebaran buta Corona adalah karena kontak antara yang sakit dan yang sehat. Untuk mencegah hal ini, kami menyarankan Anda untuk tidak bertemu atau mengadakan tur terlebih dahulu. Lebih baik mengisolasi diri sendiri di rumah dan menjaga jarak dari orang lain untuk menjaga kesehatan kita.

7. Menggunakan Riding Gear secara Lengkap

Apa itu Riding Gear, yang merupakan perlengkapan mengemudi seperti helm, topeng, sarung tangan, jaket, sepatu, dll. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami sarankan untuk menggunakan perlengkapan berkuda yang lengkap. Selain itu tujuan menggunakan perlengkapan berkuda adalah untuk melindungi pengendara, jadi tidak ada salahnya kita mengenakannya.

8. Jaga Jarak dengan Orang Lain

Daripada memilih opsi Lockdown, Pemerintah Indonesia lebih memilih jarak sosial sebagai salah satu cara untuk mengatasi wabah Corona. Apa sebenarnya jarak sosial? yaki menjaga jarak antara manusia. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan yang dapat terjadi akibat kontak fisik. Ini sangat penting, terutama bagi pengendara sepeda motor yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Sentuhan fisik mungkin tidak dapat dihindari, karena penumpang ojol biasanya melakukan kontak dengan pengemudi secara tidak sengaja. Saran kami, gunakan jaket lengan panjang dan jangan lupa untuk memakai topeng dan cuci tangan Anda dengan rajin. Juga hindari berjabatan tangan dengan penumpang dan saat mengantarkan barang, lebih baik letakkan barang di pintu depan agar tidak bersentuhan langsung dengan konsumen.

Transaksi dengan uang tunai juga berpotensi dipengaruhi oleh Corona. Karena virus bisa menempel pada benda mati, termasuk uang tunai. Untuk mencegah hal ini, lebih baik menggunakan pembayaran digital seperti OVO atau GoPay.

Nah, itulah beberapa tips untuk mengendarai sepeda motor dan mobil yang dapat Anda lakukan untuk mencegah pajanan terhadap virus Corona. Intinya, menjaga kebersihan dan kesehatan adalah hal yang paling penting agar virus tidak mudah menyerang. Demikian informasi tentang otomotifo.com kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

More from our blog

See all posts

Leave a Comment