Pajak Mobil Lamborghini Terbaru Tahun 2020

No Comments

Otomotifo.com – Bayangkan saja berapa pajak mobil Lamborghini tahunan! Tentu pajaknya sangat mahal. Karena harga satu unit mobil Lamborghini dapat mencapai puluhan miliar rupiah, terutama untuk seri terbaru seperti Lamborgihini Urus, Aventador SVJ, dll.

Dengan harga super duper mahal, tentu saja tidak semua orang bisa membeli supercar Italia ini. Apalagi setiap tahun pemilik mobil Lamborghini harus rela membayar pajak tahunan yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Nama Lamborghini identik dengan supercar dengan kekuatan yang fantastis. Saat ini Lamborghini adalah bagian dari Volkswagen AG yang merupakan produsen otomotif dari Jerman. Sudah ada berbagai jenis mobil Lamborghini yang dipasarkan di Indonesia.

Harga masing-masing jenis berbeda. Semakin mahal harga mobil Lamborghini, semakin besar pajak yang harus dibayarkan setiap tahun. Sekarang bagi mereka yang ingin tahu pajak mobil Lamborghini, silakan merujuk ke informasi otomotifo.com di bawah ini.

Apa itu Pajak Mobil Lamborghini?

Ada dua jenis pajak yang harus dibayar pemilik mobil. Yang pertama adalah pajak Biaya Transfer Kendaraan Bermotor (BBN KB) dan yang kedua adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pajak KB BBN hanya berlaku ketika membeli mobil di status off the road.

Sedangkan pajak PKB harus dibayarkan setiap tahun mengikuti harga jual kendaraan. Semua pemilik mobil harus membayarnya. Jika Anda membayar pajak terlambat, kendaraan tidak dapat digunakan di jalan raya.

Sebenarnya Anda dapat membeli mobil Lamborghini tanpa perlu membayar KB KB dan pajak PKB. Harganya tentu lebih murah, tetapi mobil yang dibeli tidak dapat dikendarai di jalan raya.

Biasanya status mobil off the road hanya dikhususkan untuk kepentingan kompetisi atau balap. Jika Anda ingin digunakan sebagai kendaraan harian, Anda harus membayar KB KB dan pajak PKB.

Peraturan pajak kendaraan bermotor (PKB) telah ditetapkan dalam Permendagri No. 29 tahun 2012 tentang Perhitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Transfer Biaya Hak Kendaraan Bermotor. Dalam peraturan tersebut, dijelaskan bahwa jumlah PKB adalah 1,5 persen dari nilai jual kendaraan dan menurun setiap tahun karena depresiasi nilai jual.

Nilai jual mobil Lamborghini memang sudah turun. Itu sebabnya pajak atas mobil Lamborghini bekas akan lebih murah daripada Lamborghini baru. Misalnya, Anda bisa melihat gambar di bawah ini.

Gambar di atas adalah foto Lamborghini Aventador STNK 2013. Foto tersebut menunjukkan bahwa pajak mobil Lamborghini Aventador adalah Rp. 194.977.400. Nilainya fantastis dan setara dengan mobil baru.

Di pasaran, harga Lamborghini Aventador pada 2013 berkisar antara 5-6,5 miliar. Dari harga jual itu sudah sangat mahal, jadi wajar kalau pajak tahunan hampir 200 Juta Rupiah. Jika Anda ingin lebih murah, kami sarankan untuk membeli Lamborghini Gallardo 2013 yang harganya sekitar 3 miliar Rupiah.

Aventador dan Gallardo dapat dikatakan sebagai mobil Lamborghini terlaris di Indonesia. Kedua supercar berbeda di kelasnya. Karena itu harga Lamborghini Aventador jauh lebih mahal. Khusus untuk rilis terbaru Aventador yang menelan biaya puluhan miliar rupiah.

Formula untuk Menghitung Pajak Lamborghini

Setelah mempelajari pajak Lamborghini Aventador yang digunakan, sekarang kita hanya perlu mencoba menghitung pajak Lamborghini yang baru. Sebagai contoh, kami akan memberikan gambaran umum tentang pajak Lamborghini Aventador yang baru, dengan biaya Rp. 19 miliar.

Untuk menghitung pajak mobil Lamborghini pertama-tama kita harus tahu rumusnya. Adapun rumus untuk menghitung pajak kendaraan bermotor, silakan lihat di bawah.

KB BBN = Harga Kendaraan Off The Road x 10% PKB = Harga Kendaraan x 1,5% x 1 (koefisien sedan dari Permendagri)

Pertama, pajak KB KB adalah Rp. 19 miliar x 10% = Rp. 1,9 Miliar. Pajak harus dibayar saat membeli mobil Lamborghini baru yang tidak berada di jalan.

Sedangkan pajak PKB yang harus dibayarkan setiap tahun adalah Rp. 19 miliar x 1,5% x 1 (koefisien mobil sedan dari Permendagri) = Rp. 285 Juta.

Dari rumus di atas dapat disimpulkan bahwa setiap tahun pemilik Lamborghini Aventador terbaru harus membayar pajak sebesar Rp. 285 Juta. Selain itu masih ada biaya tambahan dalam bentuk SWDKLLJ (kontribusi wajib untuk dana kecelakaan lalu lintas).

Jumlah pajak untuk setiap pemilik mobil Lamborghini juga bervariasi. Karena jika Anda memiliki lebih dari satu kendaraan, itu akan dikenakan pajak progresif yang lebih besar.

Tidak hanya harga mobil yang fantastis, tetapi juga pajak tahunan yang harus dibayar oleh semua pemilik mobil Lamborghini. Belum lagi jika dikenakan pajak progresif yang secara otomatis membuat beban pajak semakin besar.

Biaya pajak akan terus turun sejalan dengan bertambahnya usia mobil dan penurunan nilai jual kendaraan. Silakan coba hitung sendiri sesuai dengan nilai jual kendaraan.

Jadi itu semua informasi dari otomotifo.com saat ini. Lihat juga artikel sebelumnya tentang persyaratan pinjaman sepeda motor Adira Finance dan berbagai informasi menarik lainnya.

More from our blog

See all posts

Leave a Comment