Toyota Meluncurkan C-HR Hybrid, Harga Berbeda Rp 30 Juta dari Versi Standar

No Comments

OTOSIA.COM – Menuju IIMS PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan C-HR Hybrid di Jakarta. Toyota C-HR Hybrid dijual dengan harga sekitar Rp. 30 juta lebih mahal dari versi konvensional dan memiliki tiga perbedaan, yaitu lampu depan dan belakang, pelek, dan warna baru Radian Green dengan atap hitam.

Kehadiran C-HR Hybrid melengkapi kendaraan hibrida Toyota yang pertama kali hadir, Alphard Hybrid, Camry Hybrid, dan Prius Hybrid.

"Kami berharap, selain menyelesaikan jajaran Toyota, kehadiran varian Toyota SUV memiliki dampak positif pada pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan oleh pemerintah," kata Yoshihiro Nakata, Direktur Utama TAM.

Dibanderol dengan harga Rp 533.350.000 dan akan berlantai di IIMS mendatang, C-HR Hybrid menggunakan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik.

C-HR Hybrid dipersenjatai dengan mesin 2ZR-FXE dengan daya 100 ps yang dikombinasikan dengan motor listrik dengan daya 36 ps. Untuk konsumsi bahan bakar, C-HR Hybrid 62% lebih efisien daripada varian konvensional dengan emisi CO2 juga lebih rendah sekitar 60%.

TAM pertama kali membawa Toyota Prius yang kemudian diikuti oleh Camry Hybrid, dan Alphard Hybrid.

Meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan dengan kendaraan konvensional, pertumbuhan pasar kendaraan hybrid cukup signifikan. Ini antara lain dari penjualan Camry Hybrid yang terus berkembang.

Porsi penjualan Camry Hybrid dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat, dari awal tahun 2018 menjadi hanya sekitar 7% dari total penjualan TAM hingga 12% dari total penjualan sedan medium ini.

"Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mendapat respons positif dari pelanggan.

Berdasarkan pengalaman memasarkan kendaraan ramah lingkungan pada tahun 2009, dari tahun ke tahun dapat dilihat bahwa minat orang terhadap kendaraan teknologi hibrida terus meningkat, "kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran TAM.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

Reporter: Nazarudin Ray (kpl / nzr / ahm)

More from our blog

See all posts

Leave a Comment